
INILAHCOM, Jakarta - Penasihat KPK, Mohammad Tsani Annafari akan fokus pada pencegahan dan manajemen organisasi apabila lolos seleksi sebagai Pimpinan KPK periode 2019-2023. Bahkan, penggunaan sistem teknologi informasi juga akan diintensifkan.
"Saya ingin fokus pencegahan dan manajemen organisasi di dalam, terutama kita mengintensifkan penggunaan sistem teknologi informasi untuk pengelolaan organisasi di dalam. Jadi kita perlu KPK ini makin matang sebagai organisasi dan kita ingin jadi contoh," kata Tsani di Gedung Sekretariat Negara, Kamis (4/7/2019).
Misalnya pengelolaan tata kelola anggaran, Tsani mengatakan KPK harus punya e-planning dan e-budgeting yang bagus sehingga bisa ditiru oleh lembaga lain ke depannya.
"Pengelolaan SDM, karena SDM ini sensitif maka kita harus punya sistem yang bisa memastikan pegawai terpenuhi hak dan kewajiban," ujarnya.
Di samping itu, Tsani melihat sebenarnya masalah KPK itu dari waktu ke waktu sama yakni melawan koruptor. Namun, dinamikanya hanya siapa koruptor yang akan dihadapi setiap zaman itu berbeda-beda.
"Kemarin kita sama-sama menghadapi yang high profile dengan dinamika korupsi yang begitu rupa dan tentu dampaknya bisa kita rasakan. Mudah-mudahan ke depan semakin sedikit koruptor dan banyak kegiatan pencegahan yang kita lakukan. Sehingga, KPK bisa maksimal memberikan pertumbuhan ekonomi untuk kemajuan bangsa," tandasnya. [ton]
https://nasional.inilah.com/read/detail/2534369/tsani-fokus-pencegahan-manajemen-organisasi-kpk
No comments:
Post a Comment