Pages

Showing posts with label News Berita. Show all posts
Showing posts with label News Berita. Show all posts

Monday, July 22, 2019

Soal Tiket Pesawat Murah, Bos Lion Air Janjikan Rabu Pekan Ini Tersedia

JAKARTA, iNews.id - Maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) Lion Air baru akan menyiapkan tiket pesawat murah pada Rabu (24/7/2019) besok. Hal ini dipastikan langsung oleh Pemilik Lion Air Group, Rusdi Kirana.

"Skemanya (penyediaan tiket pesawat murah) mulai Rabu ini semua sudah jalan," katanya, usai menghadiri Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Dengan demikian, sampai saat ini Lion Air masih belum menyediakan tiket dengan potongan harga 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA) untuk jadwal tertentu ke masyarakat. Padahal, pemerintah sudah mewajibkan maskapai LCC untuk menyediakan tiket murah sejak 11 Juli 2019.

Rusdi menjelaskan, keterlambatan penyediaan tiket pesawat murah dari maskapai berlogo singa itu diakibatkan oleh perlu adanya penyesuaian sistem terlebih dahulu.

Pria yang juga menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Malaysia itu memastikan, pihaknya akan menyediakan tiket pesawat murah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Jumlah penyediaan tiket murah, yakni 30 persen dari setiap penerbangan rute tertentu pada Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 10.00 hingga 14.00 sesuai dengan zona waktu keberangkatan.

"Kan sistemnya perlu di ini (sesuaikan). Rabu 30 persen dari kapasitas. Diskon 50 persen, dari 30 persen kapasitas," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso membenarkan bahwa Lion Air masih melakukan penyesuaian dalam sistemnya. Namun, ia menyebut Lion Air akan mulai menyediakan tiket pesawat murah terhitung Kamis, 18 Juli 2019.

"Mereka minta waktu dan akan berjanji ke kami nanti hari Kamis depan mereka baru akan sistemnya mengakomodasi kebijakan yang terbaru ini," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/bisnis/soal-tiket-pesawat-murah-bos-lion-air-janjikan-rabu-pekan-ini-tersedia

Viral, 2 Anak Berpose bak Superman di Atap Mobil yang Ngebut

KUALA LUMPUR, iNews.id - Publik Malaysia dihebohkan dengan beredarnya video dua anak kecil nangkring di atap mobil yang melaju kencang. Mereka berpose layaknya Superman yang sedang terbang. Rekaman itu diketahui diambil di Pasir Gudang, Johor.

Kepolisian Seri Alam menangkap pria 49 tahun yang dituduh sebagai pengemudi mobil Toyota Vios itu. Dia ditangkap pada Minggu (21/7/2019) di rumahnya.

"Kami meyakini tersangka ini merupakan pengendara mobil yang dianaiki oleh dua anak itu. Kami juga menyita Toyota Vios yang digunakan dalam adegan," kata pejebat kepolisian Seri Alam, Islamil Dollah, dikutip dari The Star, Senin (22/7/2019).

Dia menambahkan, dua anak di video yang menjadi viral tersebut masing-masing berusia 10 dan 12 tahun.

"Salah satunya merupakan anak tersangka," kata Ismail, menambahkan.

Tersangka dijerat dengan Pasal 366 KUHP Malaysia tentang perbuatan yang dapat membahayakan orang lain.

Video itu mendapat kecaman dari warganet. Dua anak terlihat dalam posisi tengkurap di bagian belakang mobil yang melaju cepat di jalanan yang ramai.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/news/internasional/viral-2-anak-berpose-bak-superman-di-atap-mobil-yang-ngebut

Perkuat Bisnis Digital, MNC Group Bertekad Jadi Market Leader

JAKARTA, iNews.id - Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) optimistis peta jalan (roadmap) dalam bisnis digital penting untuk mengantarkan MNC Group menjadi pemimpin pasar (market leader). Untuk itu, perusahaan-perusahaan di bawah naungan MNC Group harus membuat roadmap bisnis yang jelas.

HT mengatakan, roadmap dalam bisnis digital penting untuk mendongkrak kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

"Dengan roadmap yang jelas dalam bisnis digital platform, saya yakin kita bisa mencapai double digit growth. Tentunya diharapkan bahkan bisa menuju menjadi market leader, dengan arah yang lebih sustainable," kata dia dalam Manager Forum ke-XL dengan tema 'How to Develop a Winning Business Model' di iNews Tower, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Manager Forum merupakan pertemuan yang digelar secara rutin dan dihadiri oleh HT selaku Chairman MNC Group. Forum tersebut dihadiri oleh manager, general manager, serta direksi dan komisaris MNC Group.

"Pasti (perusahaan) kita akan deserve high valuation," katanya.

Saat ini, kata HT, bisnis MNC Group sudah mengarah ke digital. Meski begitu, MNC Group telap menawarkan konten yang konvensional melalui televisi. Namun yang jelas, bisnis digital menjadi masa depan MNC Group.

HT mengungkapkan, cuplikan konten TV di MNC Group mulai ditayangkan melalui platform-platform video digital, sehingga pengguna bisa mengakses lewat streaming. Selain itu, porsi pendapatan dari digital juga terus digenjot untuk menyaingi pendapatan dari bisnis media konvensional.

"Kami juga meningkatkan digital revenue dan digital broadcasting, dan didongkrak dari situs berita online kami, yaitu Okezone dan Sindonews," ucap dia.

Pria asal Surabaya itu menilai, MNC Group mulai kreatif dalam mencari iklan, khususnya dalam bisnis digital. Monetisasi digital yang dilakukan di antaranya lewat non-time consuming ads (bulit-in, virtual ads, squeeze frame) dan equity link (air-time dan content library).

"Kami juga perkuat dari segi digital ads, digital broadcast, dan social media," ujar dia.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/bisnis/perkuat-bisnis-digital-mnc-group-bertekad-jadi-market-leader

Saudi Gelar Kompetisi MTQ dan Azan Internasional Berhadiah Puluhan Miliar Rupiah

RIYADH, iNews.id - Otoritas Umum untuk Hiburan Arab Saudi senang kompetisi Alquran dan azan mendapat respons positif. Kompetisi yang akan digelar pada Agustus dan September mendatang diikuti oleh lebih dari 21.000 peserta asal 162 negara.

Ini merupakan pencapaian yang besar untuk kompetisi sejak pertama kali dicetuskan Turki Al Sheikh, ketua dewan direksi pada pada awal 2019,

"Kompetisi ini digelar untuk memberikan pengalaman mengenai keragaman budaya dunia Islam, yang tercermin dalam metode membaca Alquran dan azan serta memperkuat citra dan status Islam dan muslim internasional," demikian pernyataan Otoritas Umum untuk Hiburan Saudi, yang diterima iNews.id.

Berdasarkan data statistik, ada peningkatan besar dalam jumlah pendaftar yang berpartisipasi dalam kompetisi, yakni lebih dari 21.000 peserta. Padahal, pada tahap awal, jumlah peserta tercatat 11.000, sementara saat ini jumlahnya meningkat 9.000 orang. Pendaftaran masih akan dibuka hingga akhir Juli.

Pendaftaran dilakukan melalui situs web, diikuti oleh fase seleksi yang digelar pada 24 Juli hingga 23 Agustus.

Setelah itu, peserta melaui tahap penjurian dan pertunjukan dari 24 Agustus hingga 24 September, serta 25 Oktober.

Pemenang pertama kontes Alquran akan mendapat hadiah 5 juta riyal atau sekitar Rp18,2 miliar, sedangkan pemenang pertama azan mendapat 2 juta riyal atau sekitar Rp7,3 miliar.

Bagi yang ingin mendaftar kompetisi serta mengetahui informasi mengenai persyaratannya dapat mengunjungi situs web Quranathanawards.com.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/news/internasional/saudi-gelar-kompetisi-mtq-dan-azan-internasional-berhadiah-puluhan-miliar-rupiah

Pemerintah Berencana Siapkan Tiket Pesawat Murah untuk Destinasi Wisata

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berencana menyiapkan skema baru penyediaan tiket pesawat murah. Skema baru ini rencananya disiapkan guna mendorong destinasi pariwisata nasional.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, para pelaku usaha industri pariwisata nantinya akan bekerja sama dengan pihak maskapai. Kerja sama ini dilakukan untuk menyediakan tiket pesawat murah bagi masyarakat ke destinasi wisata tertentu.

"Usulan saya, kerja sama antara pariwisata dengan aviasi ya, dengan maskapai, jadi nanti sharing diskon untuk dilakukan secara bersama sama untuk rute tujuan tertentu," tutur dia di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Adapun bentuk kerja sama yang dimaksud nantinya serupa dengan yang sudah berjalan. Dia mengatakan, kedua belah pihak akan memotong biaya operasional dengan besaran yang nantinya disesuaikan.

"Misalnya gini nih, pariwisata itu kasih 50 persen, aviasi juga 50 persen, tempat tertentu waktu tertentu," kata dia.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu menambahkan, usulannya tersebut masih akan dibahas lagi dalam kurun waktu satu bulan di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Dengan adanya rencana ini, skema penyediaan tiket pesawat murah untuk jadwal tertentu dipastikan akan tetap berjalan.

Sebagai informasi, pemerintah sudah mengeluarkan aturan penyediaan tiket pesawat murah untuk jadwal tertentu, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan jadwal penerbangan pukul 10.00 hingga 14.00 sesuai dengan zona waktu penerbangan.

Aturan ini berlaku untuk maskapai Citilink dan Lion Air, yang harus menyediakan tiket seharga 50 persen dari TBA, dengan penyediaan kursi sebesar 30 persen dari setiap penerbangan.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/makro/pemerintah-berencana-siapkan-tiket-pesawat-murah-untuk-destinasi-wisata

Sunday, July 21, 2019

Kampanye Tolak Plastik, Menteri Susi: Pembuang Sampah ke Laut, Tenggelamkan

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pawai monster plastik di kawasan car free day (CFD), Minggu (21/7/2019). Pawai aksi tolak plastik sekali pakai itu, diikuti 1.500 orang, seperti Pandu Laut Nusantara, 47 organisasi dan komunitas sipil lainnya.

Susi berharap, isu sampah plastik dapat ditangani serius. Selain karena bermuara di laut Indonesia, sampah tersebut juga dikonsumsi ikan-ikan. Sehingga dapat membahayakan masyarakat yang mengonsumsi.

Padahal, ikan merupakan sumber protein yang paling mudah didapat. "Nanti kita makan ikan yang isinya plastik. Nanti juga nelayan lebih banyak nangkap plastik daripada ikan," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/7/2019).

BACA JUGA:

Menteri Susi Perintahkan Industri Tarik Plastik dari Laut

Susi Pudjiastuti Jadi Menteri Jokowi Paling Populer di Media Sosial

Menteri Susi: Anambas Harus Jadi Pionir Utama Industri Perikanan dan Pariwisata

Guna mencegah terjadinya kondisi tersebut, Susi mengajak masyarakat untuk mengurangi pemakaian plastik sekali pakai sehari-hari. "Mari kita mulai dari diri kita. Kurangi penggunaan plastik sekali pakai. Janji tidak mau lagi pakai kresek, sedotan plastik, botol plastik sekali pakai, dan kemasan sachet," ujarnya.

Susi juga mengajak masyarakat agar mengganti penggunaan produk-produk plastik sekali pakai dengan produk yang lebih ramah lingkungan, seperti tas kain dan botol tumblr. "Minum juga tidak usah pakai sedotan kayak baby kan malu. Kecuali sedotannya bawa sendiri yang dari logam, bambu, atau kertas," ucapnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pawai tolak plastik sekali pakai di Jakarta, Minggu (21/7/2019). (Foto: Istimewa)

Kepada institusi pemerintah, Susi meminta agar mengeluarkan peraturan yang melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai. Saat ini, beberapa pemerintah daerah (Pemda) sudah mengatur peraturan terkait. Dia berharap agar lebih banyak lagi pemerintah daerah mengeluarkan aturan serupa.

"Sekarang, pemerintah Bali dan Banjarmasin sudah melarang pemakaian plastik sekali pakai. Namun, plastik masih begitu banyak. Apalagi kalau kita tidak mengurangi dan melarangnya," katanya.

"Illegal fishing kita tenggelamkan, pencuri ikan kita tenggelamkan. Pembuang sampah plastik ke lautan juga harus kita tenggelamkan!" ujar Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pawai tolak plastik sekali pakai di Jakarta, Minggu (21/7/2019). (Foto: Istimewa)

Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Sebanyak 3,2 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Berdasarkan sumber yang sama, kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik.

Editor : Djibril Muhammad

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/news/nasional/kampanye-tolak-plastik-menteri-susi-pembuang-sampah-ke-laut-tenggelamkan

Reshuffle Kabinet, INDEF Minta Jokowi Ganti Menteri Ekonomi Sebelum Oktober

JAKARTA, iNews.id - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak (reshuffle) kabinet, terutama menteri bidang ekonomi. Dia berharap, perombakan dilakukan Jokowi sebelum dilantik kembali sebagai presiden untuk periode kedua pada Oktober 2019.

Bhima mengatakan, jika perombakan kabinet dilakukan dalam waktu dekat, maka kinerja menteri dapat dievaluasi pada Oktober. Sehingga, menteri mana yang tidak sesuai harapan akan mudah terlihat berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

BACA JUGA:

Ini 10 Nama Calon Menteri Milenial dari Parpol, Ada Angela Tanoesoedibjo

10 Calon Menteri Muda Survei ASI, dari Anak Jokowi hingga Dian Sastrowardoyo

Beredar Nama-Nama Menteri Kabinet Jokowi-Ma’ruf, TKN Pastikan Hoaks

"Dalam ekonomi, data itu per bulan, data itu per minggu, dan data itu per hari, yang artinya anda tidak perform menjalankan kinerja ekspor sampai bulan oktober hanya waktu beberapa bulan anda harus rela untuk diganti karena datanya BPS bisa di-trace per bulan," tuturnya.

Hal itu disampaikan Bhima dalam konferensi pers Lembaga surveri Arus Survei Indonesia (ASI) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019). "Sehingga pada waktu Oktober itu benar-benar bukan menteri trial and error lagi, tapi itu sudah menjadi menteri yang fix dalam lima tahun ke depan," katanya.

Bhima menduga, Jokowi kecil kemungkinan merombak kabinet, terutama menteri bidang ekonomi pada saat ini. Mengingat, evaluasi di luar bidang ekonomi memerlukan waktu yang cukup lama.

"Kalau milih ekonomi gampang, ekonomi mungkin agak berbeda dengan kementerian lain yang sifatnya non nomenklatur, Kemenkumham agak sulit kita melihat dalam jangka waktu tertentu," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/news/nasional/reshuffle-kabinet-indef-minta-jokowi-ganti-menteri-ekonomi-sebelum-oktober

Semangat Juang Pemain Timnas U-19 Bikin Fakhri Husaini Kagum

SIDOARJO, iNews.id – Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Fakhri Husaini puas dengan kinerja pasukannya usai menang 1-0 atas Deltras Sidorajo pada laga uji coba di Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (20/7/2019) malam. Menurut dia, semangat juang Rendy Juliansyah dkk sangat luar biasa. 
 
Pada laga tersebut, Garuda Nusantara tampil beringas sejak awal permainan. Mereka tak putus asa meski tuan rumah menerapkan pertahanan berlapis dan pressing ketat. Usaha timnas U-19 akhirnya berbuah gol pada menit ke-35 melalui tembakan jarak jauh Brylian Aldama. 
 
Usai laga, Fakhri berharap penampilan seperti ini bisa terus berlanjut pada Piala AFF U-18 di Vietnam, 6-19 Agustus 2019. Mereka berada di Grup A bersama Myanmar, Laos, Timor Leste, Filipina, dan Brunei Darussalam. 
 
“Bukan kalah menangnya yang saya lihat, tapi cara mereka bermain dan semangatnya untuk memenangkan pertandingan. Semoga cara mereka bermain seperti ini bisa terus dipertahankan. Tentu saja harus kami tingkatkan supaya bisa lebih baik saat tampil di Piala AFF U-18,” kata Fakhri dilansir laman PSSI. 
 
“Di laga melawan Deltras, mereka memberikan perlawanan ketat pada kami. Terutama bagaimana cara Deltras melakukan penjagaan ketat pada para pemain. Hal ini memberi anak-anak pengalaman saat menghadapi lawan yang memiliki pertahanan sekuat itu,” ujarnya. 
 
Laga menghadapi Deltras menjadi uji coba kedua timnas U-19 di Sidoarjo. Sebelumnya, mereka menang 2-1 atas Persibo Bojonegoro, Kamis (18/7/2019). Setelah ini, pasukan Fakhri akan kembali melakoni laga persahabatan kontra Persekabpas Pasuruan, Senin (22/7/2019) pukul 15.00 WIB. 
 
Serangkaian uji coba dilakukan Garuda Nusantara jelang terbang ke Vietnam. Saat ini, penggawa timnas U-19 masih diisi 26 pemain. Setelah agenda di Sidoarjo, Coach  Fakhri akan memangkasnya menjadi 23.

Editor : Abdul Haris

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/sport/soccer/semangat-juang-pemain-timnas-u-19-bikin-fakhri-husaini-kagum

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kementan Tingkatkan Prasarana dan Sarana Pertanian

JAKARTA, INews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyiapkan sarana dan prasarana pertanian menghadapi era revolusi industri 4.0. Salah satunya untuk menghadapi bonus demografi yang diperkirakan mencapai 64 persen. 

"Bonus demografi ini akan menghadirkan besarnya komposisi usia produktif ketimbang usia non produktif. Karena itu, kami terus membuat kebijakan dan program terobosan seperti mentransformasi pertanian tradisional menjadi modern serta meningkatkan kualitas SDM," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Minggu (21/7/2019).

Sarwo Edhy mengatakan, melalui modernisasi sektor pertanian menjadi menarik karena serbateknologi dan digital. Terobosan ini juga diharapkan membuka mata anak muda untuk terjun langsung ke sektor pertanian.

"Apalagi sejak tahun 2014, Kementan telah mendistribusikan bantuan alat mesin pertanian dalam jumlah besar, yakni lebih dari 400 ribu unit," kata Sarwo Edhy

Dia menambahkan, seluruh bantuan terbukti telah memberi manfaat besar, terlebih untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Namun disisi lain, bantuan dan bonus itu dapat memberi ancaman jika tidak dikelola dengan baik.

"Terutama dari aspek penyediaan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan SDM. Karena itu Kementan juga memperhatikan dari sisi pengembangan SDM," ucapnya.

Melalui modernisasi, lanjut Sarwo Edhy, generasi muda akan merasa bangga karena sektor pertanian mampu memberikan pendapatan yang tidak kalah besar dengan upah seorang pegawai lain. Pertanian juga tidak melulu bergelut dengan lumpur dan terpaan sinar matahari.

"Cara bekerja pertanian tidak lagi mengandalkan otot yang sangat meletihkan. Tapi, di era ini, pertanian sudah menggunakan alsintan. Bahkan petani sudah ada yang bisa menggarap dari pinggir sawah," katanya.

Di samping itu, pemanfaatan alsintan berdampak besar pada nilai ekonomi petani hingga 80 persen. Kemudian menghemat biaya produksi hingga 31 persen dan meningkatkan produktivitas hingga 33 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/makro/hadapi-revolusi-industri-40-kementan-tingkatkan-prasarana-dan-sarana-pertanian

Juventus Banderol Dybala Rp1,5 Triliun, MU dan PSG Ajukan Penawaran

TURIN, iNews.id – Juventus dikabarkan mambanderol Paulo Dybala dengan harga 100 juta euro (Rp1,5 triliun). Mendengar kabar tersebut, dua klub elite Manchester United (MU) dan Paris Saint-Germain (PSG) bergegas mengajukan penawaran. 
 
Masa depan pemain berjuluk La Joya itu memang terus dispekulasikan. Sebab, pesonanya musim lalu kurang terpancar seiring kedatangan Cristiano Ronaldo.

Buktinya, Dybala hanya mencetak lima gol dari 30 penampilan di Serie A. Itu merupakan perolehan gol terendahnya sejak mengabdi di Allianz Stadium pada 2015. 
 
Apalagi, kubu Si Nyonya Tua dikabarkan tertarik untuk memboyong winger PSG Neymar Jr. Duit hasil penjualan Dybala tentu bakal mempermulus langkah Juve untuk merekrut pemain Brasil itu. 
 
Sadar penggawa Argentina itu bakal dilego, MU langsung menyiapkan ancang-ancang. The Red Devils bahkan siap menjadikan gelandang Paul Pogba sebagai bagian dari kesepakatan transfer. 
 
Kemudian PSG melangkah lebih serius. Dilansir RMC Sport, Direktur Olahraga Les Parisiens Leonardo bakal mencoba menawar Dybala di harga 50 juta euro (Rp781 miliar). Namun Calciomercato mengklaim, Juve tak akan melepas sang pemain di bawah 100 jura euro. 
 
Satu yang jelas, Juve tak sudi menjual Dybala ke musuh bebuyutan Inter Milan meski diiming-imingi barter dengan striker Mauro Icardi sekali pun. 

Editor : Abdul Haris

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/sport/soccer/juventus-banderol-dybala-rp15-triliun-mu-dan-psg-ajukan-penawaran

Indonesia Open 2019: Kevin/Marcus Pertahankan Gelar, Jepang Raih Titel Terbanyak

JAKARTA, iNews.id – Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon jadi satu-satunya wakil tuan rumah yang juara Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019) malam. Jepang jadi negara terbanyak yang membawa pulang medali emas paling banyak. 
 
Kevin/Marcus hanya membutuhkan tempo 28 menit saja untuk menaklukkan kompatriotnya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lewat straight game 21-19 dan 21-16. Dengan hasil itu, Minions berhasil mempertahankan gelar yang berhasil dimenangkan tahun lalu. Kesuksesan pasangan nomor satu dunia itu juga memastikan mereka tak terkalahkan di Istora.  
 
Sementara itu, Jepang menempatkan dua pasangan ganda putri pada babak final. Pada akhirnya, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota menaklukkan kompatriotnya Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi 21-16 dan 21-18. 
 
Jepang membawa pulang dua gelar, setelah menjuarai kategori tunggal putri melalui Akane Yamaguchi. Permainan cepat Yamaguchi berhasil menundukkan perlawanan wakil India Pusarla V. Sindhu lewat straight game 21-15 dan 21-16. 
 
Sedangkan pada kategori ganda campuran, wakil China berhasil menjadi juara. Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong mampu menaklukkan kompatriotnya Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping lewat straight game 21-13 dan 21-18. 
 
Pada kategori tunggal putra, wakil Taiwan Chou Tien Chen harus bekerja keras untuk bisa menjadi juara Indonesia Open. Pada akhirnya, dia harus bermain dengan tempo 91 menit untuk mengalahkan pemain Denmark Anders Antonsen lewat rubber game 21-18, 24-26 dan 21-15. 
 
DAFTAR JUARA INDONESIA OPEN 2019

Ganda Putri
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) vs Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi (Jepang) 
21-16, 21-18

Tunggal Putri
Akane Yamaguchi (Jepang) vs Pusarla V. Sindhu (India)
21-15, 21-16

Ganda Campuran
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China)  
21-13, 21-18

Tunggal Putra
Chou Tien Chen (Taiwan) vs Anders Antonsen (Denmark) 
21-18, 24-26, 21-15

Ganda Putra
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Indonesia) vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia)
21-19, 21-16

Editor : Abdul Haris

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/sport/all-sport/indonesia-open-2019-kevinmarcus-pertahankan-gelar-jepang-raih-titel-terbanyak

BI Pangkas Suku Bunga, Ekonom Nilai Akan Gairahkan Sektor Industri

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) akhirnya menurunkan suku bunga acuannya setelah sejak November 2018 mempertahankannya di level 6 persen. Hal ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha karena biasanya akan diikuti oleh penurunan suku bunga kredit perbankan.

Ekonom dari Universitas Indonesia Fithra Faisal mengatakan, hal tersebut akan membuat pelaku usaha terutama di sektor riil mendapatkan energinya kembali. Dengan demikian hal ini akan menggeliatkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pada sektor riil sendiri akan baik karena cost refinancing akan turun dan secara umum dunia usaha pasti akan mendapatkan energi," ujarnya kepada iNews.id, Minggu (21/7/2019).

Namun, perbankan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan suku bunga kreditnya. Pasalnya,sebelum suku bunga kredit diubah, perbankan perlu menurunkan suku bunga depositonya yang akan memakan waktu sebulan.

"Kredit biasanya  akan merespons 3-6 bulan. Kalau lihat data historis seperti itu ya mereka butuh waktu," kata dia.

Lamanya penyesuaian ini membuat dampak penurunan suku bunga acuan BI baru akan terasa ke perekonomian untuk jangka panjang. Bahkan BI memperkirakan dampaknya akan lebih besar pada tahun depan.

"Berbeda dengan ketika suku bunga dinaikkan, perbankan sangat cepat menyesuaikan tapi ketika diturunkan mereka butuh waktu," ucapnya.

Langkah BI menurunkan suku bunga untuk memperbaiki sisi suplai, sehingga permintaan kredit tetap terjaga. Oleh karenanya, perbankan harus terus didorong untuk menyalurkan kredit agar ekonomi tetap bergerak.

"Suku bunga kredit bagaimanapun salah satu referensi bagi dunia usaha. Karena sebagian besar dari financing perekonomian berasal dari perbankan," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/makro/bi-pangkas-suku-bunga-ekonom-nilai-akan-gairahkan-sektor-industri

Sempat Unggul, Persebaya Ditahan Tira Persikabo di Gelora Bung Tomo

SURABAYA, iNews.id – Persebaya Surabaya kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan 1-1 oleh PS Tira Persikabo pada pekan kesepuluh Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (21/7/2019) malam.

Sejak pluit awal, Persebaya langsung menekan. Hasilnya, baru menit kedua, Bajul Ijo sudah mampu melepaskan sepakan jauh dari Amido Balde. Tetapi, usaha itu belum membahayakan gawang Tira Persikabo.

Tak lama berselang, Balde kembali mendapat kesempatan. Sayang, kali ini tandukannya masih bisa dijinakkan kiper Angga Saputro.

Serangan tuan rumah semakin bergelombang. Sejumlah peluang pun kembali tercipta. Seperti saat Ruben Sanadi mengirim umpan tendangan bebas ke arah Otavio Dutra. Namun, lagi-lagi kiper lawan mampu mengamankannya.

Setelah itu, umpan terobosan Damian Lizio mengarah kepada Balde pada menit ke-22. Kali ini, usaha itu disapu defender Tira Persikabo Andy Setyo Nugroho.

Lima menit kemudian, tim tamu balik mengancam lewat Ciro Alves. Beruntung bek sayap Persebaya Abu Rizal Maulana mampu memblok tendangan pemain asal Brasil itu.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-45. Usaha Rachmat Irianto melepaskan tembakan dari luar kotak penalti gagal dibendung Angga Saputro.

Pada awal babak kedua, tidak ada perubahan pemain dilakukan oleh Pelatih Tira Persikabo Rahmad Darmawan. Namun, tampak permainan tim berjuluk Laskar Padjajaran itu semakin berani menyerang.

Hasilnya, Tira Persikabo mampu mendapatkan gol penyeimbang. Torehan itu tak lepas dari assist Ciro Alves yang diselesaikan dengan baik oleh Wawan Febrianto pada menit ke-64.

Gol itu menghentak tim tuan rumah. Untuk meresponsnya, Bajul Ijo kembali mengambil kendali permainan. Sementara Tira Persikabo menunggu kesempatan serangan balik.

Namun, meski mendapatkan sejumlah peluang, Persebaya tak mampu lagi menjebol gawang Tira Persikabo. Ini menjadi pertandingan keempat beruntun Bajul Ijo gagal meraih kemenangan pada (2 imbang, 2 kalah).

Sedangkan buat Tira Persikabo, skor imbang membuat mereka menjaga tren menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan musim ini.

Hasil ini membuat Tira Persikabo semakin mantap di puncak klasemen sementara dengan poin 20, unggul tiga angka dari Madura United di posisi kedua. Sementara Persebaya naik ke urutan kedelapan dengan poin 13.
 
PERSEBAYA SURABAYA (4-3-3)
Miswar Saputra; Ysaifuddin, Otavio Dutra, Rahmat Irianto, Ruben Sanadi (NOvan Sasonko 77); Rendy Irwan (Osvaldo Haay 50), M Hidayat, Abu Rizal Maulana; Irfan Jaya (Manu Dzalilov 73), Amido Balde, Damian Lizio
Pelatih: Djadjang Nurdjaman

PS TIRA PERSIKABO (4-3-3)
Angga Saputro; Rifad Marasabessy, Khurshed Beknazarov, Andy Setyo, Abduh Lestaluhu; Louise Parfait, Manahati Lestusen, Ciro Alves; Wawan Febrianto (Guntur Triaji 84), Loris Arnaud, Osas Saha.
Pelatih: Rahmad Darmawan

Editor : Abdul Haris

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/sport/soccer/sempat-unggul-persebaya-ditahan-tira-persikabo-di-gelora-bung-tomo

Manfaatkan Perang Dagang, Vietnam hingga Thailand Kalahkan RI soal Persiapan

JAKARTA, iNews.id - Perang dagang diprediksi masih berlangsung hingga tahun depan. Namun, hingga kini Indonesia masih belum menangkap peluang dari relokasi pabrik China maupun Amerika Serikat (AS), berbeda dengan Vietnam yang berhasil menjadi destinasi utama investor.

Ekonom dari Universitas Indonesia Fithra Faisal mengatakan, Indonesia ke depan tidak akan bisa menyalip keberhasilan negara Asia lainnya. Pasalnya, sejak awal Indonesia sudah kalah dari segi persiapannya.

"Belum bisa (menyusul ke depannya), masih akan kalah dengan Vietnam dan Thailand," ujarnya kepada iNews.id, Minggu (21/7/2019).

Menurut dia, Vietnam berhasil menjadi tujuan investor karena telah mempersiapkan infrastruktur, kebijakan, hingga menjadi bagian dari rantai pasok global. Sementara Indonesia baru memulai persiapan saat perang dagang sudah terjadi.

"Jadi yang bisa memanfaatkan kalau di Asia adalah Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina. Sementara kalau di Asia Timur ada Taiwan. Itu adalah negara-negara yang bisa memanfaatkan relokasi industri dari China, bahkan AS sendiri," ucapnya.

Kendati demikian, menurutnya, Indonesia belum terlambat untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tersebut. Meskipun Indonesia membutuhkan waktu dan effort yang lebih untuk menyamakan langkah dengan yang lainnya.

"Ini bukan masalah soal keinginan, ini masalah kesiapan dan butuh waktu. Kita jelas dari sisi kegiatan industri dan kebijakan itu masih jarang mendukung. Adapun yang masih bisa disesuaikan adalah sisi kebijakan yang jauh lebih ramah kepada pasar tapi dari segi industri secara keseluruhan dan daya saing kita masih tertinggal," tutur dia.

Sejak Mei 2019, lebih dari 50 perusahaan multinasional mengumumkan rencananya untuk merelokasi pabriknya dari China seperti Apple, Dell, dan Nintendo. Vietnam menjadi lokasi baru pabrik mereka.

Brooks Running, perusahaan sepatu asal AS, menyatakan sebagian besar produksinya akan dipindah ke Vietnam pada akhir tahun ini. Pemindahan itu menciptakan sekitar 8.000 lapangan kerja di Vietnam.

Saat ini, banyak orang percaya bahwa pemenang perang dagang bukan China atau AS, melainkan Vietnam.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/makro/manfaatkan-perang-dagang-vietnam-hingga-thailand-kalahkan-ri-soal-persiapan

Juara Indonesia Open 2019, Zheng/Huang Akui Absennya Liliyana Buka Jalannya

JAKARTA, iNews.id - Ganda campuran China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong mengaku absennya Liliyana Natsir membuka jalan mereka menjuarai Indonesia Open 2019.

Zheng/Huang menang pada laga final atas kompatriotnya, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, lewat straight game 21-13 dan 21-18 di Istora Gelora Bung Karno, Minggu (21/7/2019) sore. 
 
Liliyana memang memutuskan pensiun pada awal tahun ini. Padahal, dia dan Tontowi Ahmad menjadi juara Indonesia Open tahun lalu, dan selalu menjadi lawan tangguh bagi Zheng/Huang. Oleh sebab itu, absennya Liliyana menjadi berkah tersendiri bagi Zhang/Huang. 
 
“Kami bisa bermain dengan sangat bagus, dengan persiapan yang baik. Atmosfer di Istora juga membantu kami untuk tampil apik. Peluang kami lebih besar tanpa kehadiran Liliyana/Tontowi, karena sudah bukan rahasia mereka sangat tangguh di Istora,” kata Huang kepada iNews.id
 
Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu juga mengaku tak memiliki persiapan khusus. Dia menilai permainannya bisa bagus berkat latihan dan kerja keras. Namun, dia merasa tak mudah untuk bisa langsung menjadi nomor satu dunia. 
 
“Tidak ada rahasia khusus. Paling penting adalah terus berlatih, sehingga kemampuan juga lebih tinggi ketimbang lawan. Tidak mudah untuk bisa langsung bermain dengan baik, dan ini merupakan hasil latihan lama,” ujarnya. 
 
Keberhasilan Zheng/Huang ini merupakan yang kedua di Istora pada tahun ini. sebelumnya, mereka mampu memenangkan Indonesia Masters 2019 Januari lalu. Mereka mengakui bermain di Istora memiliki tantangan tersendiri. 
 
“Saya sangat senang menjadi juara, karena dua kali bermain di Indonesia selalu menjadi juara. Hanya saja, penonton di Istora begitu antusias, sehingga sulit mendengar suara pukulan. Mungkin itu saja yang harus kami benahi,” tutur Huang.

Editor : Abdul Haris

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/sport/all-sport/juara-indonesia-open-2019-zhenghuang-akui-absennya-liliyana-buka-jalannya

Pertamina Patra Niaga Investigasi Kecelakaan Truk Tangki di Tol Rawamangun

JAKARTA, iNews.id - Manajemen PT Pertamina Patra Niaga akan melakukan penanganan secara semestinya dan maksimal akibat kejadian kecelakaan mobil tangki di atas  jalan gerbang tol Rawamangun, Jakarta pada Minggu (21/7/2019) pukul 02.00 WIB. Kejadian itu mengakibatkan sejumlah korban meninggal dunia.

“Kejadian tersebut saat ini sedang dalam investigasi tim kami. Kami akan memberikan penanganan terhadap korban dan memohon maaf atas kejadian ini,” kata Corporate Communication and CSR PT Pertamina Patra Niaga Ayulia dalam keterangannya, Minggu (21/7/2019)

Kecelakaan itu melibatkan mobil tangki bernomor polisi B 9851 SHE dan sebuah minibus pada Minggu dini hari. Sebelum kejadian, mobil tangki dengan kapasitas 24 kiloliter (KL) keluar dari TBBM pukul 01.30 WIB dengan tujuan SPBU nomor 3417403 di kawasan Jatibening. 

Jenis BBM yang diangkut antara lain, 8 kiloliter (KL) premium, 8 KL pertalite, dan 8 KL pertamax. Saat bergerak dari TBBM Plumpang menuju SPBU tujuan pada pukul 01.30 WIB, mobil tangki yang memuat 24 KL bahan bakar tersebut bergerak dengan kecepatan normal.

Pada saat  tepat di atas  jalan tol Rawamangun sekitar pukul 02.00 WIB, ada mobil minibus jenis Calya yang berjalan kurang terkendali, sehingga menabrak mobil tangki B 9851 SHE, yang dikemudikan awak mobil   tanki (AMT) s1 (sopir) Asep Abdur Rohman dengan awak mobil tanki (AMT) 2 (kenek) Ahmad Wagiyanto. “Itu informasi sementara yang kami terima dari lapangan. Kami tentu akan melakukan penelusuran dan pengecekan lebih lanjut di lapangan dan petugas Kepolisian,” kata Ayu.  

Minibus itu menabrak pas di bagian box lossing sebelah kiri mobil tangki. Akibatnya, timbul percikan api dan sopir mobil tangki berusaha mencoba melakukan pengereman. 

Tapi, mobil tangki slip dan jalannya menjadi tidak  terkendali. Kemudian bagian kepala mobil tangki jatuh ke bawah tol dan  terbakar.

Akibat kejadian ini, AMT 1 dan AMT 2 di mobil tangki dilaporkan meninggal dunia dan beberapa mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan kebakaran dari mobil tangki dan minibus yang terlibat kecelakaan.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/makro/pertamina-patra-niaga-investigasi-kecelakaan-truk-tangki-di-tol-rawamangun

10 Calon Menteri Muda Survei ASI, dari Anak Jokowi hingga Dian Sastrowardoyo

JAKARTA, iNews.id - Lembaga survei Arus Survei Indonesia (ASI) melakukan survei terhadap kalangan milenial atau muda yang dinilai bisa menjadi menteri pada pemerintahan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Dari nama-nama tersebut ada anak pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka dan aktris Dian Sastrowardoyo.

Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif'an mengatakan, menteri muda dibutuhkan untuk berada di kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Nama-nama tersebut dijaring melalui survei pakar atau opini publik pada 26 Februari sampai 12 Maret 2019. 

"Ada sepuluh nama milenial dari profesional," ujar Ali di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019).

BACA JUGA:

Jokowi Minta Parpol Koalisi Siapkan Profesional Muda untuk di Kabinet

Wacana Menteri Muda di Kabinet Jokowi, Begini Otak-Atiknya Versi Milenial

Begini Tafsir Menteri Muda di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin Versi PDIP

Sepuluh nama milenial profesional yang berpotensi menjadi menteri secara berurutan (dalam persen) yaitu Emil Dardak (79,66), Nadiem Makarim (78,88), Achmad Zaky (73,76), Witjaksono (71,78), Inayah Wahid (70,58), Dian Sastrowardoyo (70,36), Ferry Unadi (68,28), Gibran Rakabuming Raka (65,34), Wiliam Tanuwijaya (64,12), dan Sunanto (59,80).

Ali menyebutkan, ada empat alasan yang mendasari pentingnya menteri milenial masuk kabinet pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin periode 2019-2024.

"Pertama, untuk merespons gelombang kepemimpinan milenial global. Kedua, untuk menjawab tantangan global dan revolusi industri 4.0. Ketiga, menjawab tantangan inovasi. Keempat, menghadapi bonus demografi dengan mempersiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif," tuturnya.

Tokoh tersebut dinilai berdasarkan lima aspek: integritas dan rekam jejak, kompetensi dan kapabilitas, inovasi dan kreativitas, komunikasi publik dan pengaruh sosial, aspek manajerial dan kemampuan memimpin.

Tim pakar yang menilai berasal dari kalangan akademisi, jurnalis, pengamat, politikus, pengusaha muda, ormas, tokoh masyarakat, kalangan profesional, sampai praktisi pemerintahan. Pakar melakukan analisis media dari April sampai Juli 2019.

"Calon menteri milenial disebut potensial jika selain punya kompetensi, dia juga punya sokongan dari partai politik atau organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi relawan atau punya kedekatan khusus dengan Jokowi-Ma'ruf," ujar Ali.

Editor : Djibril Muhammad

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/news/nasional/10-calon-menteri-muda-survei-asi-dari-anak-jokowi-hingga-dian-sastrowardoyo

Bukan Tak Menarik, Ini Alasan Insentif Pajak Super-Deductible Sepi Peminat

JAKARTA, iNews.id - Aturan super-deductible tax baru diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan ini. Namun, insentif pajak yang besarannya hingga 300 persen ini masih sepi peminat.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, insentif ini menjadi tidak ada artinya di tengah perlambatan ekonomi saat ini. Apalagi sektor padat karya dan pendidikan vokasi yang ditonjolkan dalam investasi ini terbilang mahal dan baru terasa manfaatnya untuk jangka panjang.

"Masalah utamanya, tidak banyak perusahaan yang mau masuk ke sektor padat karya, dan berinvestasi di SDM (Sumber Daya Manusia) dalam kondisi saat ini. Perusahaan unicorn misalnya lebih memilih outsourcing SDM IT, big data, AI ke India karena murah dan talent-nya tersedia," ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (21/7/2019).

Selain itu, prosedur untuk mendapatkan insentif tersebut tidak mudah. Pelaku usaha perlu melalui banyak tahapan seperti pengawasan hingga audit laporan keuangan. Sementara, masih banyak perusahaan yang tertutup mengenai akses laporan keuangan ke publik sehingga insentif ini tidak terpakai.

"Banyak perusahaan yang lebih baik tidak ambil insentif daripada harus buka dapur keuangannya," kata dia.

Berkaca dari insentif yang pernah diberikan pemerintah sebelumnya yang tidak pernah berjalan dengan efektif, pelaku usaha menjadi mempertanyakan kekonsistenan pemerintah dalam penerapan insentif pajak kali ini.

"Banyak pengusaha yang trauma karena insentif dalam 16 paket kebijakan belum efektif berjalan tapi pemerintah berikan insentif lain secara jor-joran," ucapnya.

Pemerintah memperkirakan insentif ini baru akan terasa pada tahun depan. Pasalnya, pemerintah baru akan mengembangkan vokasi secara besar-besaran pada 2020 mendatang. 

"(Perkiraan) Itu dengan asumsi banyak yang daftar. Kalau belum antusias perlu diadakan evaluasi," tutur dia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sebelumnya mengatakan, kebijakan Super Deductible Tax belum rampung sepenuhnya. Sebab, kebijakan tersebut masih menunggu aturan tambahan untuk dapat diterapkan dan berlaku secara efektif bagi pengusaha.

"Belum ada (industri yang mendaftar). Kita sebenarnya mau terbitkan tahun depan, pada saat kita kembangkan vokasi secara besar-besaran," ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/makro/bukan-tak-menarik-ini-alasan-insentif-pajak-super-deductible-sepi-peminat

Manfaatkan Kondisi Lawan, Fukushima/Hirota Pertahankan Gelar Indonesia Open

JAKARTA, iNews.id - Ganda putri Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota juara Indonesia Open 2019, usai menaklukkan kompatriotnya, Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi, pada babak final di Istora Gelora Bung Karno, Jakartam Minggu (21/7/2019). 
 
Fukushima/Hirota mengaku keberhasilannya tak lepas dari kondisi fisik Matsumoto/Takahashi yang tidak fit. Mereka memaksimalkan kondisi itu untuk bermain dengan tempo cepat, dan sekaligus mempertahankan gelar Indonesia Open. 
 
“Pada game pertama, kami berdua merasa tidak ada kesulitan. Sedangkan pada game kedua, kondisi lawan tampak tidak dalam kondisi prima. Kami memanfaatkannya untuk bermain lebih cepat,” kata Hirota kepada iNews.id
 
Pasangan nomor dua dunia itu sempat tertinggal 10-17 pada game kedua. Pasalnya, gerakan mereka mulai terbaca oleh Matsumoto/Takahashi. Fukushima/Hirota mengaku sedikit menyayangkan sempat kehilangan banyak poin, meski akhirnya bisa menyusul. 
 
“Kami terus berkomunikasi pada game kedua, dan mencoba untuk lebih sabar serta berhati-hari. Kami memang termotivasi. Kami terus berusaha untuk tidak membuang peluang yang berada di depan mata,” ucapnya. 
 
“Dengan bermain cepat, kami bisa mematikan gerakan lawan. Lawan memang bisa membaca permainan kami, dan sedikit terkecoh. Sangat disayangkan mereka bisa mencuri poin,” tutur Fukushima. 
 
Berkat kemenangan ini, Fukushima/Hirota pun berharap jalan ke Olimpiade Tokyo 2020 terbuka lebar. Mereka berharap bisa tampil di ajang tersebut untuk pertama kali. Bahkan, dengan percayay diri, mereka mengincar medali emas.

“Kami sangat termotivasi karena ingin mengikuti Olimpiade 2020. Sebisa mungkin kami ingin mengerahkan yang terbaik dan harus menang,” ujarnya. 

Editor : Abdul Haris

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/sport/all-sport/manfaatkan-kondisi-lawan-fukushimahirota-pertahankan-gelar-indonesia-open

KKP Siapkan Alat untuk Kurangi Sampah Plastik di Pelabuhan Perikanan

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekomitmen mengurangi sampah plastik masuk ke lautan dengan melakukan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di pelabuhan perikanan.

“Sudah mencanangkan aturannya. Jadi plastiknya untuk pelabuhan-pelabuhan yang dikelola KKP sudah kami pilih dan kami masukkan ke bak sampah, dan ada alat pengelola sampah plastik,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Bramantya Satya Murti, ditemui usai Pawai Sampah Plastik di Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Untuk mengurangi penggunaan plastik, Bramantya mengatakan KKP telah membuat pabrik es flake yang dapat dimasukkan ke dalam kotak pendingin atau cool box untuk digunakan nelayan saat menangkap ikan.

Namun, dia mengatakan masalah sampah plastik masih banyak terjadi di pulau-pulau kecil. Untuk itu, industri yang menggunakan plastik diminta untuk menarik plastik mereka.

“Industri yang menggunakan plastik harus memulai berpikir menarik plastiknya dari semua rantai suplainya karena masyarakat sendiri tidak ada tempat mengembalikan plastik,” kata Bramantya.

KKP saat ini telah memiliki Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2018 tentang penanganan sampah laut, dengan pembagian tugas bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan koordinasi di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

“Kami punya target pada 2025, 70 persen sampah darat dilarang masuk ke laut. Itu memang pekerjaan besar, pekerjaan itu tidak bisa hanya pemerintah, stakeholder, masyarakat, dan juga produsen harus ikut bertanggung jawab atas apa yang ada di laut Indonesia,” ujar Bramantya.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/makro/kkp-siapkan-alat-untuk-kurangi-sampah-plastik-di-pelabuhan-perikanan