Pages

Saturday, September 1, 2018

Ekonomi India Tumbuh 8,2 Persen, Siap Salip Inggris Tahun Depan

NEW DELHI, iNews.id - Ekonomi India mencatat kinerja positif pada kuartal I 2018-19 setelah tumbuh 8,2 persen sepanjang April-Juni.

Laju pertumbuhan tersebut lebih tinggi lebih cepat daripada kuartal sebelumnya yang tumbuh 7,7 persen. Capaian itu membuat produk domestik bruto (PDB) India berpotensi menggeser Inggris, sebagai negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia.

"Data kuartal I lebih tinggi dari yang diperkirakan. Aktivitas ekspor, infrastruktur, dan industri melaju cepat," kata Kepala Ekonom Anand Rathi Securities, dikutip dari AFP, Sabtu (1/9/2018).

India saat ini menempati posisi keenam sebagai negara dengan ekonomi terbesar dunia, setelah melangkahi Prancis pada tahun lalu. Berdasarkan data Bank Dunia, PDB India hingga akhir tahun lalu tercatat 2,597 triliun dolar AS sementara Prancis 2,582 triliun dolar AS.

Amerika Serikat masih bertengger di posisi pertama, diikuti China, Jepang, dan Jerman. Inggris menempati posisi lima dengan nominal PDB 2,622 triliun dolar AS.

"Tahun depan sepertinya kita akan menyalip Inggris," kata Menteri Keuangan India, Arun Jaitley.

Dia memprediksi India dengan populasi 1,25 miliar orang akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia pada 2030.

Pertumbuhan ekonomi India merupakan buah dari reformasi yang dilakukan oleh Perdana Menteri Narendra Modi. Pada awalnya sekitar pertengahan 2017, PDB India tumbuh melambat 5,6 persen setelah kebijakan pelarangan uang tunai diberlakukan membuat peredaran fisik hilang hingga 86 persen.

Selain itu, kalangan bisnis dan masyarakat juga khawatir dengan aturan baru pajak pertambahan nilai (PPN) barang dan jasa. Perubahan tersebut merupakan bentuk penyederhanaan turan yang berlaku secara nasional ini untuk menggantikan yang sebelumnya pajak yang rumit dan terpisah.

Sementara Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi India tahun ini mencapai 7,3 persen dan naik 7,5 persen pada tahun depan. Pertumbuhan ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global 3,9 persen.

Kendati demikian, ekonomi India masih menghadapi tantangan terutama dari kenaikan harga minyak dunia dan merosotnya rupee.

Pasalnya, India banyak mengimpor minyak. Mata uang rupee juga merosot 11,5 persen sejak awal tahun. Defisit transaksi berjalan yang lebar menjadi risiko tersendiri bagi India.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/finance/read/233273/ekonomi-india-tumbuh-8-2-persen-siap-salip-inggris-tahun-depan

No comments:

Post a Comment