
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soelistyo Soerjosoemarno berharap pemerintah melakukan pengkaderan ideologi untuk memantapkan ideologi bangsa Indonesia yakni Pancasila.
"Tidak perlu dibentuk satu badan seperti BP7. Tapi cukup mungkin dari Menhan untuk membuat kurikulum dan silabusnya aja untuk diterapkan, dan ini harus menjadi landasan pokok di dalam azaz-azaz pengkaderan setiap organisasi. Agar jangan azaz sifat satu organisasi ini Pancasila, tetapi realitanya tidak," ujarnya, Senin (1/7/2019).
Menurut dia, jika pengkaderan di dalam setiap ormas dimulai dengan kurikulum dan silabus dengan pengawasan dan penatar dari pemerintah, sekitar 5-10 tahun ke depan, maka bangsa Indonesia sudah kembali kepada Pancasila.
"Adalah tugas pemerintah untuk mengadakan pengkaderan ideologi. Mungkin itu akan menyatukan kita ke depan. Dan yang sangat kami dambakan sebagai Pemuda Pancasila adalah kembalinya kita ke Undang-undang Dasar 1945," katanya.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, menyatakan pihaknya telah bertemu dengan rektor seluruh Indonesia, agar memasukan program bela negara ke kurikulum.
"Karena saya prihatin bahwa sudah mulai orang-orang memasukan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, padahal Pancasila itu adalah pemersatu bangsa. Kalau pemersatu itu rusak, maka bangsa ini akan rusak, itu pasti," ungkapnya.
Menhan memperkirakan, jika ideologi yang bertentangan dengan Pancasila tidak segera diantisipasi, maka pada 10 tahun ke depan posisi-posisi strategis di Indonesia bisa diisi oleh orang-orang yang berideologi selain Pancasila. [ton]
https://nasional.inilah.com/read/detail/2533702/pemuda-pancasila-harap-adanya-pengkaderan-ideologi
No comments:
Post a Comment