Pages

Wednesday, July 17, 2019

75% Warga Malaysia Anggap Mahathir Harus Mundur dari Posisi PM dalam 2 Tahun

KUALA LUMPUR, iNews.id - Survei yang dilakukan lembaga think tank Institut Darul Ehsan (IDE) mengungkap, mayoritas responden atau 75 persen menganggap Mahathir Mohamad seharusnya mundur dari jabatan perdana menteri dalam 2 tahun.

Ini masih sejalan dengan komitmen Mahathir yang memang akan menyerahkan jabatannya paling cepat 2 tahun kepada Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim.

Dari total responden yang menganggap Mahathir harus mundur dalam 2 tahun, 44 persen di antaranya ingin pria 94 tahun itu lengser dalam 6 bulan ke depan. Selain itu, 36 persen ingin Mahathir tak menjabat PM lebih dari 2 tahun dihitung dari waktu pelantikan atau lengser paling lambat Mei 2020.

Seperti diketahui, kepala pemerintahan tertua di dunia itu dilantik pada Mei 2018.

Sementara itu, 20 persen menganggap Mahathir harus mundur secepatnya.

Survei juga mengungkap siapa-siapa saja sosok yang layak menggantikan Mahathir. Tentunya, tokoh reformasi Anwar Ibrahim paling dijagokan melanjutkan tampuk kekuasaan di Negeri Jiran, yakni dipilih 45 persen responden.

Di bawah Anwar diisi Muhyiddin Yasin, mantan wakil perdana menteri pada pemerintahan Najib Razak yang kini memimpin Partai Pribumi Bersatu.

Selanjutnya, Mohamed Azmin Ali, seorang menteri di kabinet Mahathir, dipercaya oleh 11 persen responden.

Responden juga masih memberikan harapan kepada para politikus oposisi dari Barisan Nasional sebagai sosok yang tepat menggantikan Mahathir, seperti Najib Razak yang dipercaya oleh 6 persen responden.

Sisanya diisi nama-nama lain yang tak terlalu menonjol dalam perpolitikan Malaysia saat ini.

Chief Executive IDE Mohammad Redzuan Othman mengatakan, survei bertajuk 'Malaysia Survey 2019: Mood of the Nation' ini diadakan pada 28 hingga 30 Juni 2019, melibatkan 1.597 responden yang mewakili 222 daerah perwakilan di parlemen.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)

https://www.inews.id/news/internasional/75-warga-malaysia-anggap-mahathir-harus-mundur-dari-posisi-pm-dalam-2-tahun/596925

No comments:

Post a Comment